Rabu, 13 Januari 2016

Yuk ngeProduktifin Waktu Kamu



ADCOM | Kali ini ADCOM tidak membahas tentang ngetrap-ngetrip tapi akan ngocol bebas bagaimana membuat kamu bisa produktif di waktu senggang mu, penulis akan membahas apa yang terjadi pada diri penulis sehingga dengan berani-beraninya menulis artikel ini, agar bisa menjadi barcot pembaca, 

kita mulai dari sini!

Kamu punya bakat Design tapi cuman jadi koleksi pribadi
bukan pamer Boii tapi ini salah satu cara agar penulis produktif, dengan cara terus mengulik ide-ide liar mu untuk di tuangkan dalam sebuah Design,  kamu bisanya di media apa, digital apa manual.. pokoknya hajar saja boss.... selain kamu terus mengasah keahlian Design mu kamu akan mempunyai portofolio mahakarya mu. dan ini yang penulis rasakan, portofolio penulis berguna untuk melamar pekerjaan yang sedikit bonafit, penulis  di terima sebagai Designer Fulltime di Hotel Labersa dan mereka percaya bahwa penulis bisa memegang posisi tersebut hanya dengan melihat mahakarya penulis..hihihih, dan walaupun akhirnya posisi tersebut penulis lepas akibat pekerjaan lama tidak merelakan penulis pindah kerja ..muaaacchhhh dehhh

Jangan JAIM  ketika kamu melakukan hal Out Of Box
ngertikan maksudnya apa, kamu terkadang gengsian ketika disuruh benerin listrik rumah, benerin komputer,benerin setrika ortu mu, penulis bisa di katakan agak lasak tangan kalo ada benda-benda selepe rusak di rumah, pengen di jajah aja, dari situlah kamu bisa belajar sesuatu hal yang sepele dan tentunya itu sangat berguna, kamu menjadi multi fungsi bukan malfungsi hehehhehe.

Menulislah kamu, entar kamu akan terbantu
hahahahha itu Quote apaan ya, pokoknya penulis menyarankan kamu-kamu yang sedang kuliah dan malas menulis ketika waktu senggang, kamu akan keteteran ketika skripsi.. percayalah, penulis sudah merasakannya, ketika waktu penyusunan Tahap proposal hal ini terasa sekali manfaatnya, penulis dengan lancar menata kata-kata untuk di tuangkan di dalam sebuah buku,

Pic: Freepic
jadi kamu-kamu yang merasa punya waktu tak produktif, coba lahh lakuin hal-hal yang berguna, karna hal yang remeh temeh itu akan membuat kamu tersadar nantinya.

karna sudah sore, dan penulis cuman menghabiskan waktu sebelum pulang kerja dari kantor, penulis cukupkan tulisan ini oke Boii...ngabisisn waktu... #Maxgheto

Rabu, 30 Desember 2015

Angkringan di Bumi Lancang kuning

Juragan ANgkringan  ANGKER |ADCOM
Sang juragan Angkringan ANGKER | Pic : Feri Hamdani


ADCOM | Angkringan ialah warung makan dengan menu khas masakan jawa. Menu yang di suguhkan cukup beragam dan sangat sederhana. Ada menu yang namanya unik yaitu sego kucing dalam bahasa jawa yang artinya nasi kucing, kalau kita baru mendengarnya ini cukup aneh atau gimana gitu, masak iya nasi untuk kucing di jadikan menu dan di makan oleh manusia hehehe.... kenapa di kasih namanya nasi kucing ini bukan nasi untuk kucing tapi porsinya sedikit seperti untuk makanan kucing dan lauk di dalamnya biasanya sambal teri, tempe dan secuil ikan bandeng, dan ada juga yang isinya osengan-osengan. Menu lainnya ada sate telur puyuh, sate jeroan ayam ada ampela, hati, jantung, dan usus dengan minuman yang khas juga donk seperti wedang jahe, jahe susu, wedang jeruk, kopi, Es teh dll.

menikmati Wedang jaher ANGKER |ADCOM
Wedang Jahenya bikin sehat | Pic: Feri Hamdani
Sekarang Angkringan  ikut meramaikan khasanah kuliner malam di kota bertuah pekanbaru. Angkringan menjadi kuliner baru bagi mereka  yang sudah bosen dengan menu makanan di kota pekanbaru. Dan jumlah angkringan di pekanbaru sudah lumayan cukup banyak lho..,  hampir di setiap kecamatan di kota pekanbaru sudah ada angkringan.Tidak hanya menu makanan dan minuman yang di sajikan tetapi Angkringan itu juga tempat yang asik untuk nongkrong. Angkringan dulu di kenal dengan tongkrongan masyarakat menengah kebawah tongkrongan wong cilik. Namun Angkringan saat ini sudah menjadi tongkrongan yang populer yang tidak mengenal kasta lagi, angkringan saat ini untuk semua kalangan tua, muda, mahasiswa,karyawan,pejabat,pengangguran, si kaya dan si miskin sudah sama membaur dalam suasana Angkringan yang sederhana.

berbagai menu ANGKringan ANGKER sehat |ADCOM
Menu bervariasi | Pic: Feri Hamdani
"Angker " kedengarannya mistiskan..? Angker ini bukan tempat yang serem seperti yang di bayangin. Angker adalah nama dari salah satu dari beberapa angkringan yang ada di pekanbaru. Angker itu singkatan dari Angkringan keren. Mas Arif riosona lebih akrab di sapa mas Sona oleh pelanggan - pelanggan setianya, dialah owner angkringan keren. seorang anak muda lulusan universitas Pasundan jurusan akuntansi. Sebelum memulai usaha mas sona seorang guru honorer di sekolah negeri dan pada akhirnya munculah idenya untuk membuka usaha dengan mengadopsi makanan khas jawa dan jatuhlah pilihannya ke kuliner angkringan dan alhamdulillah untuk saat ini angkringannya telah memiliki dua cabang dan menjadi  supplier menu untuk dua angkringan milik temannya. Jadi untuk teman - teman yang ingin memulai usaha bisa join dengan mas sona untuk suplai makanannya tentu dengan harga yang lebih miring gan.

Suasana ANgkringan ANGKER  di malam hari |ADCOM
Suasana angkringan ANGKER | Pic : Feri Hamdani
Ankringan keren beralamatkan di belakang kampus universitas Muhammadiyah Riau 1 tepatnya di jl. Kasuari no 2 sukajadi. Sudah terbayang pasti pelanggannya mahasiswa. Yap betul sekali.., kebanyakan pelanggan di angker adalah mahasiswa universitas muhammadiyah yang kuliah malam yang katanya kalau siang kerja. Namun pelanggannya bukan hanya mahasiswa aja lho ada juga kok masyarakat umum.

sate kulit andalan ANGKER enak |ADCOM
Menu andalan angkringan | Pic : feri Hamdani
Ketika di tanya kenapa sering nongkrong di angkringan jawaban para pengunjung variatif seperti jawaban mas Yanuari " setelah seharian kerja terus kuliah dan di sinilah kami bersantai sejenak menghilangkan penat dengan bercengkrama bersama teman -teman kampus, menurut saya konsep angkringan yang sederhana dan dengan harga menu yang terjangkau jadi pas dengan kantong kami ini yang kerja sambil kuliah ini". " Habis gimana ya mas dari harga makanan dan minumannya ini lho mas murah buanget mas nasi kucingnya aja Rp 3.000,00, sate - satenya Rp 2.000,00, gorengan Rp 1.000, 000 dan Es teh Rp 3.000,00 terus khas dari angkringan keren ini sambelnya super pedes, itu mas yang buat sepulang kerja selalu mampir kemari" kata mas Saiful kepada saya. Lain lagi dengan jawaban bang Irfandi warga Rumbai menurutnya nongkrong di angkringan mengenang memori semasa kuliah di jogja dulu. Dan menurut teman-teman komunitas semak dari Universitas Islam Riau "angkringan itu tempat kami ngumpul dan diskusi terkadang ide - ide cemerlang itu muncul ketika di sini", ungkap yoko salah satu anggota komunitas semak. Bagaimana dengan jawaban anda..?
Untuk teman-teman pencinta kuliner dan yang doyan nongkrong sampai larut malam angkringan bisa jadi tempat pilihan anda karena angkringan itu biasa buka jam 18:00 wib sampai 01:00 wib dini hari. Coba dan rasakan nuansa kuliner khas jogja dan solo ini di bumi lancang kuning.
#KCS

Photo Lainnya :
Menikmati Sajian Angkringan | Pic: Feri Hamdani
Suasana Angkringan |Pic: Khamidi
Nasi Kucing | Pic: Khamidi

Selasa, 29 Desember 2015

DESTINASI WISATA RELIGI DI KABUPATEN KAMPAR


ADCOM Mesjid Jamik
Mesjid Jamik Air Tiris
ADCOM | Indonesia terdiri dari hamparan pulau-pulau yang berjumlah ratusan hingga ribuan yang terbentang dari sabang hingga merauke. Dan indonesia memiliki pesona alam yang indah dan menawan yang menjadikan indonesia sebagai tujuan tourist lokal dan manca negara. Beberapa tempat wisata yang populer di indonesia bagi para tourist yaitu bali, Borobudur, raja ampat dan masih banyak wisata alam yang menyuguhkan keindahan alam indonesia. Bahkan karena keaneka ragaman  suku budaya dan agama yang di miliki indonesia, ini menjadikan potensi wisata yang menarik bagi para tourist lokal dan mancanegara untuk di jadikan destinasi wisata.

ADCOM Kubah Mesjid Jamik Air Tiris Kampar
Kubah Mesjid Jamik
                Seperti halnya di Riau merupakan salah satu provinsi di indonesia yang di kenal dengan kultur masyarakatnya yang bersuku  melayu.  Masyarakat melayu riau indentik memeluk agama islam sebagai keyakinannya. Peradaban islam di riau sudah lama terbukti dari berdirinya kesultanan di siak sri indarapura yang terletak di kabupaten siak provinsi riau. Dan islam berkembang pesat hingga ke kabupaten Kampar dengan adanya masjid jamik yang terletak di desa Air tiris.

ADCOM Ukiran di mesjid Jamik air tiris
Ukiran Mesjid Jamik
                Apabila di lihat dari bentuk bangunan masjid jamik terlihat biasa saja dan sangat sederhana. Masjid yang di bangun pada tahun 1901 di prakarsai oleh seorang ulama yaitu datuk engku mudo songkal. Masjid yang di bangun dengan berbentuk pangungg yang khas seperti rumah-rumah adat di kabupaten-kabupaten di Riau. Namun, apabila kita teliti lebih jauh masjid jamik memiliki keunikan dan perpaduan arsitektur antara melayu Kampar dan cina. Bangunan arsitek melayu Kampar terlihat pada atap gapura gerbang masjid yang bernuansa rumah lontiok (rumah adat Kampar) dengan lengkungan khas perahu dan ukiran kaligrafi khas melayu pada dinding-dinding dan ujungg-ujung atap. Susunan tiga atap yang berundak pada atap masjid yang teridiri dari tiga susunan dan meuncing ke atas ini juga terdapat pada pagar di sekeliling masjid diadopsi  arsitektur melayu cina. Nuansa arab juga terdapat di sekitaran masjid jamik dengan di tanamnya pohon kurma di halaman  masjid.  Dan menurut sejarah dalam pembangunan masjid jamik ini melibatkan beberapa “ninik mamak nan dua belas” yaitu pra ninik mamak dari berbagai suku  yang berada  di sekitaran masjid, ini di buktikan dengan adanya jumlah tiang-tiang kayu sebagai penyangga bangunan yang berada didalam bangunan masjid.
ADCOM batu Kepala Kerbau di mesjid Jamik air tiris
Batu Kepala Kerbau di Mesjid Jamik
                 Masih banyak keunikan yang akan kita temui apabila mengunjungi masjid jamik seperti bangunannya tidak menggunakan paku atau besi sama sekali, namun masjid ini bisa berdiri kokoh. Paku digantikan dengan pasak kayu untuk menyatukan tiang dan dinding-dinding masjid. Dan ada lagi yang lebih unik dengan adanya batu kepala kerbau yang mempunyai beragam cerita mistis. Yaitu batu yang menurut masyarakat sekitar masjid yang awalnya dari kepala kerbau yang telah berubah menjadi batu. Konon menurut cerita masyarakat batu kebau ini terletak di bawah pagung masjid namun batu ini pada waktu-waktu tertentu bisa berpindah-pindah tempat. Dan sekarang batu kepala kerbau di letakan di dalam bak air wudhu dan masyarakat sekitar masih mempercayai adanya khasiat dari air batu kepala kerbau misalnya bisa menyembuhkan penyakit, mitos itu masih di yakini masyarakat sekitar hingga sampai sekarang. Masjid ini juga ramai di kunjungi tourist mancanegara terutama pada bulan puasa ramadhan dan setelah idul fitri, yaitu wisatawan dari Malaysia dan singapura. (KCS)

Jumat, 01 Mei 2015

Mock Up Design Kaos ADCOM

Produk komunikasi tidak hanya berupa video dokumenter dan tulisan, namun ada salah satu produk komunikasi  dalam bentuk Advertise yaitu sablon, sablon sendiri banyak bentuk dan ragam salah satunya berupa produk sablon kaos, ADCOM mempunyai cita-cita untuk maksimalkan kegiatan komunikasi, berikut contoh hasil design kaos yang akan di produksi oleh ADCOM

Air Terjun Tersembunyi di Kabupaten Kampar

Air Terjun Batu Dinding
Apabila teman-teman bingung memikirkan akhir pekan mau liburan kemana teman-teman bisa mengujungi air terjun batu dinding yang terletak di desa tanjung belit kecamatan kampar kiri Riau. Untuk menuju objek wisata air terjun batu dinding di perlukan waktu sekitar 3 sampai 4 jam perjalanan dari kota pekanbaru provinsi Riau dengan menggunakan sepeda motor maupun Mobil. Selama perjalanan kita akan melewati beberapa desa-desa teratak buluh, perhentian Raja, sungai pagar, simalinyang, lipatkain dan desa terakhir sebelum menuju air Terjun Batu dinding yaitu desa Gema. Desa gema biasanya juga di gunakan oleh para teman-teman pencinta alam baik itu Pramuka, sispala, Mapala dan masyarakat umum lainnya untuk melakukan kegiatan kemah bersama maupun ditsar di karenakan di desa gema terdapat bumi perkemahan yang lokasi dan tempatnya sangat mendukung karena lokasi yang luas juga dekat dengan sumber air dan alam yang masih asri. Untuk menuju lokasi air terjun Batu dinding dari desa gema sekitar kurang lebih 5 km dan lebih asyik jika di tempuh dengan hacking atau jalan kaki karena kita bisa singgah di goa vertical yang di situ terdapat spesies kelelawar yang berjumlah ratusan. Seandainya teman-teman ingin mengunjungi goa vertical jangan lupa menyediakan masker terlebih dahulu untuk menghindari aroma busuk kotoran kelelawar yang menyengat.

Sesampainya kita di desa gema untuk masuk ke objek wisata Air terjun batu dinding kita cukup mengeluarkan dana sebesar Rp. 5.000,00/orang masih sangat terjangkau untuk menikmati 3 Air terjun yang indah dengan airnya yang segar. Dari tempat Retribusi suaka alam air terjun kita menempuh perjalanan sekitar 1 km dengan track menanjak dan menurun juga keadaan tanah yang licin apabila sehabis hujan. 

Air terjun yang pertama yang kita temui yaitu air terjun yang berjenis selancar karena memiliki kemiringan sekitar 30 derjat dengan ketinggian kurang lebih 4 meter disana kita bisa bersantai sambil berpoto ria. Dari sini untuk menuju air terjun yang kedua kita melintasi
Anak sungai dengan air yg dingin dan bebatuan yang licin. Di perjalan kita bisa melihat ikan-ikan kecil dan spesies lainnya karena airnya yang cukup jernih.

Air terjun Kedua yang kita temui memiliki ketinggian sekitar 6 meter namun di air terjun ini kurang di kunjungi karena dengan medan perjalanan bebatuan sungai yang tajam dan licin dan lokasi yang tertutup pepohonan yang rindang.
Crew ADCOM di Air Terjun Batu Dinding


Setelah melewati Air terjun yang pertama dan kedua rasa lelah kita terobati ketika sampai di air terjun yang ketiga karena di lokasi air terjun yang ketiga begitu indah dengan ketinggian air terjun kurang lebih 15 m. Disini kita bisa beristirahat dan mandi sepuasnya disini juga biasanya di gunakan oleh teman-teman pencinta alam untuk camping karena di sini telah di sediakan saung atau pendopo untuk peristirahatan. Dan apabila teman-teman camping disini teman-teman bisa menikmati ikan dan udang-udang kecil yang hidup di air terjun ini.

Mari kita lestarikan dan kita kembangkan objek-objek wisata di Riau dengan senantiasa menjaga dan merawat ke asrian alam yang diberikan oleh sang pencipta.
#AT
Diberdayakan oleh Blogger.